Sabtu, 13 November 2010

Sepeda Motor Yang Ramah Lingkungan

0 komentar
Selain motor listrik, di booth Yamaha teronggok sepeda yang dibekali motor listrik (PAS Eco). PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) juga menyediakan dua unit sepeda dengan motor listrik yang bernama PAS Brace untuk bisa dicoba oleh pengunjung di arena tes.

Sepintas, bentuk PAS hampir tak beda dengan sepeda gunung biasa. Tapi, jika dicermati ada sesuatu yang berbeda dari sepeda biasa. Letak baterai lithium-ion di bawah dudukan sadel dekat gir rantai. Benda tersebut terhubung dengan motor listrik pasif bernama Yamaha Intilligent and Flexible Energy System.


Di sebut pasif karena bukan motor listrik ini yang menjadi sumber utama sepeda. Tapi, tetap mengandalkan kayuhan si penggendara. Motor listrik ini menciptakan torsi tambahan di saat awal-awal genjotan. Jadi seperti ada tenaga tambahan membantu mengayuh pedal sehingga terasa lebih ringan.Selain itu, motor listrik ini juga ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan asap sehingga tidak akan menimbulkan polusi.

Sensasi ini terbilang unik, karena baru pertama kalinya Kompas.com mengendari sepeda dengan motor listrik pasif. Sepeda ini juga tak ada rencana dipasarkan di Indonesia. Tapi bagi "goweser"" (penggemar sepeda-red), unit bisa menjadi koleksi yang unik untuk dikendarai di akhir pekan.

Penulis: AGK
Editor: Bastian

Sumber : Kompas.com

Kamis, 04 November 2010

"Pasar Jasa Konsultasi IT Meningkat"

0 komentar
Permintaan jasa konsultasi di bidang teknologi informasi (TI) terus meningkat seiring dengan semakin tingginya pemahaman dan kesadaran pelaku usaha di Indonesia.
Widita Sardjono, Associate Partner Global Business Services IBM Indonesia, mengungkapkan bidang yang paling banyak dibutuhkan oleh klien IBM dalam konsultasi bisnis adalah strategi pengembangan dan implementasi IT.

“Dalam beberapa tahun terakhir ini, terutama seiring dengan perbaikan ekonomi, pelaku usaha di Indonesia lebih paham terhadap manfaat teknologi informasi sebagai pemberdaya dalam mengembangkan bisinisnya.”ujarnya kemarin.
Menurut Widita, selain membutuhkan dukungan konsultasi untuk menerapkan strategi IT, pelaku usaha juga membutuhkan arahan dalam mengubah proses bisnis untuk mengembangkan sumber daya yang mereka miliki.

“TI bukan lagi sebagai alat pendukung back office, bahkan TI juga mulai mereka sadari membantu memahami pelanggan. Perkembangan itu ditunjukkan dengan pilihan yang diambil oleh pemimpin perusahaan dalam mengalokasikan anggaran dan mengelola biaya IT.”
Dia mencontohkan banyak klien IBM yang menggunakan peranti analitik dan optimasi bisnis untuk mendapatkan data yang mereka butuhkan untuk berekreasi dalam strategi produk, jasa, dan pemasaran.

Menurut dia, berdasarkan IBM CEO Study 2010, TI juga menjadi bagian dari faktor kedua terbesar, yaiu teknologi setelah faktor pasar yang menjadi pertimbangan kalangan chief executive officer (CEO) dari perusahaan yang berkarakter kreatif.
Padahal, paparnya, faktor teknologi tersebut menempati urutan ke-5 dari survei pada 2004, sedangkan faktor manusian menempati urutan ke-3 dalam survei pada tahun ini.
Widita menambahkan tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan saat ini adalah meningkatnya kompleksitas bisnis dan cepatnya perubahan yang mengandalkan sistem-sistem yang sangat terinterkoneksi.

IBM CEO Study mencakup survei wawancara langsung terhadap 1.541 CEO dari 60 negara dan 33 industri diseluruh dunia sejak September 2009 sampai Januari 2010.
Para CEO percaya bahwa selain ilmu manajemen, integritas dan visi yang kuat. Diperlukan kreativitas untuk bertahan di dunia bisnis yang semakin kompleks.
Dalam survei itu, Indonesia diwakili oleh enam CEO diantaranya dari perusahaan telekomunikasi, perbankan, manufaktur, serta pertambangan dan energi.
Berdasarkan survei itu, sebagian dari CEO global mengatakan bahwa mereka yakin perusahaan mereka siap untuk mengahdapi lingkungan bisnis yang semakin rumit, tetapi sebagian lainnya tidak siap.

Adapun, tantangan yang mereka hadapi adalah transformasi yang semakin cepat, volume data yang semakin besar, dan preferensi pelanggan yang berubah-ubah. Selain itu, dilanjutkan dengan berbagai peraturan pemerintah, pergesaran pusat-pusat kekuatan ekonomi didunia, yang menurut studi IBM itu, dapat diatasi dengan mengembangkan unsur kreativitas di seluruh bagian perusahaan.

sumber :Finansial, Bisnis Indonesia

Kalimat Bahasa Tulisan Ilmiah, Semi Ilmiah, & Non ilmiah

0 komentar

Bahasa Tulisan Ilmiah

Bahasa Indonesia dalam tulisan ilmiah mempunyai fungsi yang sangat penting karena bahasa merupakan media pengungkap gagasan penulis. Bahasa yang digunakan dalam tulisan ilmiah adalah bahasa Indonesia ilmiah. Bahasa Indonesia yang digunakan didalam tulisan ilmiah ternyata tidak selalu baku dan benar, banyak kesalahan sering muncul dalam tulisan ilmiah. Bahasa tulis ilmiah merupakan perpaduan ragam bahasa tulis dan ragam bahasa ilmiah. Contohnya : makalah, tesis, penulisan ilmiah, dll.

Ciri ragam bahasa tulis :

  1. kosakata yang dipilih secara cermat.
  2. pembentukkan kata yang dilakukan secara sempurna.
  3. kalimat dibentuk dengan struktur yang lengkap.
  4. ragam dikembangkan dengan padu.

ciri ragam bahasa ilmiah : cendikia, lugas, jelas, formal, bertolak dari gagasan, ringkas dan padat.

contoh bahasa tulisan ilmiah :

Mengenal Kanker Serviks - Penyakit Kanker Leher Rahim

Kanker servik umumnya dikenal dengan penyakit kanker leher rahim, jenis penyakit ini banyak dialami oleh kaum hawa (wanita). Saat ini, kanker serviks menjadi penyebab kematian wanita nomor dua di dunia setelah penyakit jantung koroner. Namun dalam kurun waktu setahun ke depan diprediksi kanker leher rahim akan menjadi penyebab kematian wanita nomor satu, jika tidak dilakukan upaya deteksi dini dan pengobatannya. Akan sangat menakutkan..

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, penyakit kangker serviks merupakan penyebab utama kematian. Di dunia, setiap dua menit seorang wanita meninggal dunia akibat kanker serviks. Jadi, jangan lagi memandang ancaman penyakit ini dengan sebelah mata. Maka waspadalah !

1. Apa itu kanker serviks? - Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu, bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke arah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.

2. Seberapa berbahaya penyakit ini? - Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.

3. Apa penyebabnya? - Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

4. Bagaimana penularannya? - Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

5. Apa saja gejalanya? - Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Yaitu, munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding), keputihan yang berlebihan dan tidak normal, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta penurunan berat badan drastis. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.

Bahasa Tulisan Semi Ilmiah

Laras ilmiah populer (semi ilmiah) merupakan sebuah tulisan yang bersifat ilmiah tetepi diungkapkan dengan cara penuturan yang mudah dimengerti (diantara bahasa ilmiah dan non ilmiah). Karya semi ilmiah tidak selalu merupakan hasil penelitian ilmiah. Tulisan itu dapat berupa petunjuk teknis pengalaman dan pengamatan biasa yang diuraikan dengan metode ilmiah.

Contohnya : artikel, editorial, opni, tips, dan resensi buku.

Berikut adalah contoh tulisan semi ilmiah yang berupa opini :

PENDIDIKAN NASIONAL

Memang harus kita akui ada diantara (oknum) generasi muda saat ini yang mudah emosi dan lebih menhutamakan otot daripada akal pikiran. Kita lihat saja tawuran bukan lagi milik pelajar SMP atau SMA tapi sudah merambah dunia kampus (masih ingat kematian seorang mahasiswa di Universitas Jambi awal tahun 2002 akibat perkelahian didalam kampus) atau kita jarang (atau belum pernah) melihat demostrasi yang santun dan tidak mengganggu orang lain baik kata-kata yang diucapkan dan perilaku yang ditampilkan. Kita juga kadang-kadang jadi ragu apakah demonstrasi yang dilakukan mahasiswa murni untuk kepentingan rakyat atau pesanan pejabat.

Selain itu berita-berita mengenai tindakan pencurian baik roda dua maupun empat pengguna narkoba atau bahkan pengedar, pemerasan dan perampokan yang hampir setiap hari mewarnai tiap lini kehidupan dinegara kita tercinta ini banyak dilakukan oleh oknum golongan terpelajar. Semua ini jadi tanda besar kenapa hal tersebut terjadi? Apakah dunia pendidikan kita sudah tidak lagi mengajarkan tata susila dan prinsip saling menyayangi kepada siswa atau mahasiswa atau kurikulum pendidikan tinggi sudah melupakan prinsip kerukunan antar sesama? Atau inikah akibat perilaku para pejabat kita?

Dilain pihak tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme yang membuat bangsa ini morat-marit dengan segala permaslahannya baik dalam bidang keamanan, politik, ekonomi, sosial budaya serta pendidikan tinggi baik dalam negri maupun luar negri. Dan parahnya era reformasi bukannya berkurang tapi malah tambah jadi. Sehingga kapan krisis multidimensi ini akan berakhir belum ada tanda-tandanya.

Bahasa Tulisan Non Ilmiah

Tulisan non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tulisan ini tidak memiliki aturan baku.

Contohnya : drama, cerpen, dongeng, roman dan novel

Berikut adalah cuplikan dongeng yang merupakan tilisan non ilmiah

LOMBA LARI BINATANG

Sebelum lomba dimulai, tikus bebisik kepada kucing,”aku tau cara memenangkan lomba ini. Saudaraku menemukan jalan pintas dan aku punya petanya.”

“bagus aku akan ikut bersamamu. Jadi kita bisa memenangkan tempat pertama dan kedua.” kata kucing. Maka saat lomba dimulai, kucing dan tikus menempuh jalan yang berbeda dari peserta lain yang diyakini mereka sebagai jalan pintas.

“menurut peta ini dari sinilah kita mulai bebelok.” kata tikus sambil membaca petanya. “aku tidak bisa membaca petanya kalau tidak melihat jalannya dengan jelas. Rumput-rumput ini menghalangi penglihatanku. Bagaimana kalau kau menggendongku? Jadi aku bisa melihat arah yang benar.’ “Baiklah” kata kucing.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Dari cuplikan diatas sangat jelas bahwa dongeng diatas merupakan tulisan non ilmiah.

Minggu, 03 Oktober 2010

FUNGSI-FUNGSI BAHASA MENURUT GORYS KERAF

1 komentar

Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah. Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer, yang dapat diperkuat dengan gerak-gerik badaniah yang nyata. Arbitrer atau manasuka berarti tidak terdapat suatu keharusan bahwa suatu rangkaian bunyi tertentu harus mengandung arti yang tertentu pula.

Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Agar dapat memanipulasi bahasa, kita harus mengetahui fungsi-fungsi bahasa. Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial (Keraf, 1997: 3).

Bahasa sebagai Alat Ekspresi Diri

Pada awalnya, seorang anak menggunakan bahasa untuk mengekspresikan kehendaknya atau perasaannya pada sasaran yang tetap, yakni ayah-ibunya. Dalam perkembangannya, seorang anak tidak lagi menggunakan bahasa hanya untuk mengekspresikan kehendaknya, melainkan juga untuk berkomunikasi dengan lingkungan di sekitarnya. Setelah kita dewasa, kita menggunakan bahasa, baik untuk mengekspresikan diri maupun untuk berkomunikasi. Seorang penulis mengekspresikan dirinya melalui tulisannya. Sebenarnya, sebuah karya ilmiah pun adalah sarana pengungkapan diri seorang ilmuwan untuk menunjukkan kemampuannya dalam sebuah bidang ilmu tertentu. Jadi, kita dapat menulis untuk mengekspresikan diri kita atau untuk mencapai tujuan tertentu. Sebagai contoh lainnya, tulisan kita dalam sebuah buku, merupakan hasil ekspresi diri kita. Pada saat kita menulis, kita tidak memikirkan siapa pembaca kita. Kita hanya menuangkan isi hati dan perasaan kita tanpa memikirkan apakah tulisan itu dipahami orang lain atau tidak. Akan tetapi, pada saat kita menulis surat kepada orang lain, kita mulai berpikir kepada siapakah surat itu akan ditujukan. Kita memilih cara berbahasa yang berbeda kepada orang yang kita hormati dibandingkan dengan cara berbahasa kita kepada teman kita.

Pada saat menggunakan bahasa sebagai alat untuk mengekspresikan diri, si pemakai bahasa tidak perlu mempertimbangkan atau memperhatikan siapa yang menjadi pendengarnya, pembacanya, atau khalayak sasarannya. Ia menggunakan bahasa hanya untuk kepentingannya pribadi. Sebagai alat untuk menyatakan ekspresi diri, bahasa menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada kita, sekurang-kurangnya untuk memaklumkan keberadaan kita. Unsur-unsur yang mendorong ekspresi diri antara lain :

- agar menarik perhatian orang lain terhadap kita,

- keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi

Bahasa sebagai Alat Komunikasi

Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami oleh orang lain. Dengan komunikasi pula kita mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita, serta apa yang dicapai oleh orang-orang yang sezaman dengan kita.

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita.

Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli hasil pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak sasaran menjadi perhatian utama kita.

Pada saat kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Oleh karena itu, seringkali kita mendengar istilah “bahasa yang komunikatif”. Misalnya, kata makro hanya dipahami oleh orang-orang dan tingkat pendidikan tertentu, namun katabesar atauluas lebih mudah dimengerti oleh masyarakat umum. Kata griya misalnya lebih sulit dipahami dibandingkan kata rumahatau wisma. Dengan kata lain, kata besar, luas, rumah, wisma, dianggap lebih komunikatif karena bersifat lebih umum. Sebaliknya, kata-kata griya atau makro akan memberi nuansa lain pada bahasa kita, misalnya, nuansa keilmuan, nuansa intelektualitas, atau nuansa tradisional.

Sebagai contoh lain dalam kehidupan sehari-hari, pentungan yang ada di pos ronda bila dipukul-pukul akan menghasilkan bunyi, bunyi itulah yang berfungsi sebagai komunikasi, yang artinya memberitahu warga jika ada bahaya, misalnya saja kebakaran, ada maling, maupun bencana alam. Contoh lainnya misalnya bunyi gendang yang memberikan irama kepada penarinya untuk menari, jika gendang itu tidak dipukul tentu saja tidak akan menghasilkan irama sehingga penari pun tentu saja tidak akan menari. Dan masih banyak lagi contoh lainnya dalam kehidupan sehari-hari kita.

Bahasa sebagai alat ekspresi diri dan sebagai alat komunikasi sekaligus pula merupakan alat untuk menunjukkan identitas diri. Melalui bahasa, kita dapat menunjukkan sudut pandang kita, pemahaman kita atas suatu hal, asal usul bangsa dan negara kita, pendidikan kita, bahkan sifat kita. Bahasa menjadi cermin diri kita, baik sebagai bangsa maupun sebagai diri sendiri.

Bahasa sebagai Alat Integrasi dan Adaptasi Sosial

Bahasa disamping sebagai salah satu unsur kebudayaan, memungkinkan pula manusia memanfaatkan pengalaman-pengalaman mereka, mempelajari dan mengambil bagian dalam pengalaman-pengalaman itu, serta belajar berkenalan dengan orang-orang lain. Anggota-anggota masyarakat hanya dapat dipersatukan secara efisien melalui bahasa. Bahasa sebagai alat komunikasi, lebih jauh memungkinkan tiap orang untuk merasa dirinya terikat dengan kelompok sosial yang dimasukinya, serta dapat melakukan semua kegiatan kemasyarakatan dengan menghindari sejauh mungkin bentrokan-bentrokan untuk memperoleh efisiensi yang setinggi-tingginya. Ia memungkinkan integrasi (pembauran) yang sempurna bagi tiap individu dengan masyarakatnya.

Cara berbahasa tertentu selain berfungsi sebagai alat komunikasi, berfungsi pula sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial. Pada saat kita beradaptasi kepada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih bahasa yang akan kita gunakan bergantung pada situasi dan kondisi yang kita hadapi. Kita akan menggunakan bahasa yang berbeda pada orang yang berbeda. Kita akan menggunakan bahasa yang nonstandar di lingkungan teman-teman dan menggunakan bahasa standar pada orang tua atau orang yang kita hormati.

Pada saat kita mempelajari bahasa asing, kita juga berusaha mempelajari bagaimana cara menggunakan bahasa tersebut. Misalnya, pada situasi apakah kita akan menggunakan kata tertentu, kata manakah yang sopan dan tidak sopan. Bilamanakah kita dalam berbahasa Indonesia boleh menegur orang dengan kata Kamu atau Saudara atau Bapak atau Anda? Bagi orang asing, pilihan kata itu penting agar ia diterima di dalam lingkungan pergaulan orang Indonesia. Jangan sampai ia menggunakan kata Kamu untuk menyapa seorang pejabat. Demikian pula jika kita mempelajari bahasa asing. Jangan sampai kita salah menggunakan tata cara berbahasa dalam budaya bahasa tersebut. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa, kita dengan mudah berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa tersebut.

Bahasa sebagai Alat Kontrol Sosial

Sebagai alat kontrol sosial, bahasa sangat efektif. Kontrol sosial ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri atau kepada masyarakat. Berbagai penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku pelajaran dan buku-buku instruksi adalah salah satu contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial.

Ceramah agama atau dakwah merupakan contoh penggunaan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Lebih jauh lagi, orasi ilmiah atau politik merupakan alat kontrol sosial. Kita juga sering mengikuti diskusi atau acara bincang-bincang (talk show) di televisi dan radio. Iklan layanan masyarakat atau layanan sosial merupakan salah satu wujud penerapan bahasa sebagai alat kontrol sosial. Semua itu merupakan kegiatan berbahasa yang memberikan kepada kita cara untuk memperoleh pandangan baru, sikap baru, perilaku dan tindakan yang baik. Di samping itu, kita belajar untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lain mengenai suatu hal.

Contoh fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita. Tuangkanlah rasa dongkol dan marah kita ke dalam bentuk tulisan. Biasanya, pada akhirnya, rasa marah kita berangsur-angsur menghilang dan kita dapat melihat persoalan secara lebih jelas dan tenang.

Kamis, 27 Mei 2010

PERILAKU KONSUMEN

0 komentar
Nama Kelompok : - Rizki Nurullah
- Rosi Novianti
- Wildayanti Tasnia

1.Permintaan terhadap barang dan jasa oleh masyarakat modern memiliki dua macam
sifat, yaitu beragam (diversity) dan berubah-ubah (instability). Jelaskan apa yang dimaksud dengan permintaan konsumen terhadap barang atau jasa beragam (diversity) dan berubah-ubah (instability).

Jawab:

•Diversity (Beragam) yaitu Setiap konsumen memiliki kebutuhan yang berbeda – beda sehingga menimbulkan permintaan pasar akan barang dan jasa yang beragam pula.
•Instability (Berubah-ubah) yaitu permintaan akan barang dan jasa akan berubah – ubah dalam setiap waktu dikarenakan kebutuhan manusia yang terus bertambah dan juga tidak mungkin statis.

2.Pada umumnya, setiap konsumen menginginkan produk yang memiliki karakteristik lebih cepat (faster), lebih murah (cheaper), dan lebih baik (better). Jelaskan masing-masing karakteristik tersebut secara singkat.

Jawab :

Faster (Lebih Cepat):
Konsumen lebih cenderung memilih produk yang memiliki pelayanan cepat dan tanggap dalam melayani konsumen. Contoh : Konsumen tidak ingin menunggu dengan waktu yang lebih lama dalam memesan makanan, dan dalam jenis layanan apapun.

Cheaper (Lebih murah):
Konsumen akan lebih memilih produk dengan harga yang lebih murah dibanding dengan produk harga mahal jika produk tersebut memiliki nilai guna yang sama.

Better (Lebih baik):
Semua konsumen menginginkan produk yang dibelinya lebih baik, baik dari segi manfaat dan nilai guna, dan agar memungkinkan Long Lasting Product untuk prodak tertentu.

3.Law of diminishing Marginal Utility merupakan salah satu asumsi dalam model utilitas cardinal. Jelaskan asumsi tersebut.

Jawab :

The Law of diminishing Marginal Utility adalah hukum pertambahan manfaat yang makin menurun. Pada awalnya penambahan konstan suatu barang akan akan memberikan tambahan utilitas yang besar, tetapi makin lama pertambahan itu bukan saja bertambah menurun bahkan bertambah menjadi negative.

4.Kepuasan total (TU) yang diperoleh konsumen dari konsumsi barang X ditunjukkan oleh persamaan TU = 10X – X2. Tentukan besarnya kepuasan total dan kepuasan marjinal (MU) yang diperoleh konsumen jika ia mengkonsumsi barang X sebanyak 6.

Jawab :

TU = 10X – X2
Mu6 = (10-6) / Px = 1
= 4 = Px
Mu6 = (10-6) / 4 = 1
= 10*6 – 62
= 60 – 36
= 24 satuan kepuasan

5.Kepuasan total (TU) yang diperoleh konsumen dari mengkonsumsi barang X ditunjukkan oleh persamaan TU = 10X – X2. tentukan jumlah barang X yang dikonsumsi agar diperoleh kepuasan total maksimum.

Jawab :

TU = 10X – X2
TU = 10X – X2 = 0
DU/DX = 10X – X2 = 0
10 – 2X = 0
10 = 2X
5 = X

Kepuasaan total maksimum :

TU = 10X – X2
= 10(5) – (5)2
= 50 – 25
= 25

6.Jika seorang konsumen mengkonsumsi barang X memperoleh kepuasan total dari mengkonsumsi barang X tersebut adalah TU = f(X) dan harga barang adalah Px. Bagaimana cara yang dapat dilakukan oleh konsumen tersebut dalam menentukan jumlah barang X yang dikonsumsi agar konsumsi tersebut memperoleh kepuasasn maksimum.

Jawab :

Cara yang dapat dilakukan oleh konsumen agar memperoleh kepuasaan maksimal dan mengkonsumsi sejumlah barang xyaitu harus memenuhi syarat : MUx / Px =1

7.Buatlah model matematis syarat seseorang dapat memperoleh kepuasan maksimum dalam mengkonsumsi barang X dan barang Y dengan anggaran yang tersedia untuk membeli kedua barang tersebut adalah 1.

Jawab:

Px (Qx) + Py (Qy) = 1

8.Apa yang dimaksud dengan surplus konsumen dan jelaskan dengan menggunakan grafik.

Jawab :

Surplus Konsumen adalah selisih diantara harga tertinggi dari kemampuan terhadap konsumen untuk meminta sejumlah barang dengan harga pasar yang lebih rendah dengan jumlah barang yang diminta lebih besar.

Sabtu, 03 April 2010

Healty >> Kiat Hindari Kanker Payudara

0 komentar

Tak bisa dipungkiri, kanker payudara merupakan salah satu penyakit kanker pembunuh bagi kaum perempuan. Sulitkah para perempuan untuk menghindar kehadiran kanker ganas ini?

Jawabannya mudah, jaga kesehatan badan dan jaga pola hidup yang selalu sehat. Berikut ini, ada beberapa kiat untuk mengurangi risiko terjadinya kanker payudara. Simak dibawah ini.

  • Pertama : batasi konsumsi alkohol hingga satu minuman per hari, atau kalau bisa sekalian menjauhi konsumsi alkohol.
  • Kedua : turunkan berat badan yang berlebih. Berat bada yang ideal terjaga dari banyak penyakit, salah satunya kanker.
  • Ketiga : anda harus berolahraga selama tiga jam atau lebih setiap minggunya.
  • Keempat : tingkatkan konsumsi beragam sayuran. Konsumsi sayuran hijau sangat baik bagi kesehatan tubuh.
  • Kelima : tingkatkan konsumsi lemak-lemak tak jenuh tunggal, misalnya seperti minyak zaitun.
  • Keenam : kurangilah konsumsi lemak jenuh, seperti daging dan produk-produk yang berkadar lemak tinggi. Terakhir, konsultasikan kepada dokter anda mengenai penggunaan kontrasepsi oral dan terapi penggantian estrogen.
Semoga kiat-kiat tersebut dapat membantu anda untuk menjaga tubuh anda.

Sumber : Kumpulan Artikel Cantik

20 Fakta Mengerikan Mengenai Masa Depan Kita & Bumi

0 komentar

Bumi kita ini tidak akan bertahan selamanya, sedangkan kita bergantung pada bumi untuk bertahan hidup. Kita akan binasa semuanya apabila bumi hancur oleh berbagai sebab. Kedengarannya menakutkan sekali, tetapi kita perlu menyadari bahwa sumber daya bumi terbatas. Penggunaan sumber daya bumi secara serampangan seperti sekarang ini, bisa menyebabkan kehidupan manusia berakhir dalam kehancuran.
Para ilmuwan berspekulasi mengenai perubahan-perubahan komposisi bumi, apakah itu tentang pemanasan global atau sumber daya mineral yang sudah mulai merosot. Marilah kita mengamati bagaimana kita secara perlahan namun pasti menuju kepada kehancuran yang dibuat oleh tangan kita sendiri.
Jadi bagaimanakah masa depan kita dan bumi yang kita diami ini ? Berikut ini fakta-faktanya:

  1. Pemanasan global adalah satu peristiwa yang tak bisa dielakkan yang mempengaruhi kondisi iklim di bumi. Badai yang menghancurkan, gelombang air pasang, tsunami dan kelaparan akibat kekeringan akan terus berlanjut meskipun usaha-usaha untuk mengendalikan polusi dan kerusakan lingkungan telah dilakukan. Bumi berusaha untuk terus eksis dengan melakukan perbaikan alami, tetapi kita manusia akan menerima akibatnya dikarenakan proses perbaikan itu sangat dahsyat dan tidak terkendali.
  2. Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
  3. Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
  4. Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
  5. Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
  6. Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
  7. Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
  8. Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
  9. Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
  10. Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
  11. Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
  12. Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.
  13. Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
  14. Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
  15. Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.
  16. Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
  17. Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
  18. Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
  19. Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
  20. Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.

Sebuah pertanyaan untuk kita semua ?? Apakah upaya kita untuk ikut membantu kelestarian alam sekarang ini bisa memberi dampak yang berarti dan signifikan, ataukah secara ironi aktivitas kita lainnya malah mempercepat kerusakan dan kehancuran bumi?

Sumber : www.wikimu.com ( Kumpulan Artikel Cantik ).

 

RIZKI NURULLAH ( KIKI ) Design by Insight © 2009